Sinopsis Navillera Episode 2

Chae-rok tampak kecewa sebab diminta mengajar balet Sim Deok-chul. Selain itu, Seung-joo mengharapkan Deok-chul menjadi manajer Chae-rok. Chae-rok tidak mempunyai suara dalam masalah ini dan dia berteriak ke dalam kehampaan, namun Seung-joo menepisnya, menjelaskan dia bukan orang hebat dan juga mengancam membuatnya kembali ke sekolah.

 

Chae-rok setuju untuk melakukannya, namun dengan satu syarat – Deok-chul harus menguasai gerakan yang sulit selama satu minggu dan juga menahannya selama 1 menit; jika dia mampu mengaturnya, dia akan mengajari dia.

 

Ini terasa kasar, namun ini membuktikan betapa Deok-chul menginginkannya. Deok-chul kembali menuju rumah dan berlatih namun pada akhirnya terjatuh. Istrinya merawatnya, memasang plester pada dahinya.

 

Dia menginginkan dia berbicara pada Seong-gwan usai berhenti menjadi dokter; dia ingin membujuknya untuk kembali ke dalamnya. Esok hari, Deok-chul pergi berlari dan juga berolahraga di halaman belakang; dia berusaha menjadi bugar untuk balet.

 

Istrinya bertanya-tanya apa yang dilakukan oleh suaminya ketika dia melakukan sit-up. Seong-gwan menangkap Deok-chul yang sedang berolahraga, dan mereka pun menyusul. Deok-chul mengatakan kepadanya dia harus memberi tahu kepada ibunya bahwa dia bahagia dan juga dia akan menyerah cepat atau lambat.

 

Usai berlatih gerakan berulang kali, Deok-chul menuju studio dan menunjukkan Chae-rok dan Seung-joo – dia lalu harus menahannya selama 1 menit. Flash back menunjukkan Deok-chul dimarahi bosnya pada saat dia menjadi tukang pos.

Baca juga :  Sinopsis Drama Korea Left-Handed Wife Episode 3

 

Dia lalu mengingat alamatnya dan mengirim surat menuju semua rumah seperti yang diharapkan. Saat ini, Deok-chul berkeringat ketika penghitung waktu mencapai 0. Dia lalu menyelesaikan gerakannya, dan Chae-rok benar-benar merasa shock.

 

Belakangan, Deok-chul menjelaskan bagaimana dia bermimpi untuk menari Lake Swan suatu saat nanti, bahkan jika itu tidak mungkin. Chae-rok masih tidak percaya itu. Dia kemudian bertanya pada Chae-rok dimana mendapatkan pakaian balet dan kemudian pergi untuk membeli beberapa.

 

Pelatihan balet di antara Chae-rok dan Deok-chul pun berlanjut. Mereka melakukan rutinitas peregangan, dan Seung-joo tersenyum terhadap mereka dari kejauhan. Deok-chul masuk ke “mode manajer” dan kemudina mencatat suka dan tidak suka untuk diet Chae-rok dan juga perilakunya pada waktu yang berbeda.

 

Chae-rok membaca buku harian itu dan merasa terkejut dengan berapa banyak yang Deok-chul tulis. Mereka selanjutnya menuju ke dokter, yang menyarankan Chae-rok perlu istirahat dan juga melakukan pelatihan ringan. Deok-chul bersama dokter menyetujui pengaturan selanjutnya.

 

Selama pelatihan balet, Chae-rok berusaha untuk lebih keras pada Deok-chul. Ketika dia mendapatkan air, Deok-chul melihat Chae-rok melakukan beberapa gerakan, dan juga dia merasa tidak aman untuk sesaat. USai sesi itu, Deok-chul berusaha memberi Chae-rok teh plum dan tumpangan pulang. Pasangan ini perlahan-lahan terikat satu sama lain.

 

Di tempat kerja, Eun-ho yang harus berurusan terhadap pelanggan yang marah dan kasar. Chae-rok meminta pelanggan meninggalkan restoran sebelum dia dituntut atas halangan dan juga penyerangan; dia mengklaim ada video dia melempar serbet menuju Eun-ho. Pelanggan lalu pergi.

Baca juga :  Sinopsis Mad For Each Other Episode 12

 

Manajer merasa nyaman terhadap cara menangani situasi itu. Belakangan, Chae-rok memberi tahu kepada Eun-ho untuk berhenti bertingkah seperti penurut dan dia harus menunjukkan harga diri; Eun-ho menegaskan dia tidak dapat berhenti sebagai karyawan penuh waktu sebab dia harus berhasil sebagai magang. Dia mengatakan padanya untuk “diam” sebelum dia berjalan pergi.

 

Eun-ho minum anggur dan menyebut Chae-rok menyebalkan. Chae-rok dan Deok-chul yang terus berlatih bersama; Deok-chul yang membaik dari hari ke hari, dan dia pun bahkan meniru pakaian Chae-rok.

 

Seung-joo tampak senang sebab lelaki yang lebih tua tersebut sudah terbiasa dengan studio. Di hari Sabtu pagi, Deok-chul menghubungi Chae-rok untuk “Morning call”. Chae-rok memutuskan untuk membantu temannya di restoran guna melakukan pengiriman menuju pelanggan.

 

Dia melompat menuju Ho-beom lagi, yang meminta kartu nama. Chae-rok tidak tertarik dan kemudian pergi. Di restoran, Deok-chul berada di sana, dan Chae-rok bersikeras itu bukan pekerjaan lain, dan dia pun membantu pengiriman.

 

Deok-chul tidak ingin dia melakukan pengiriman lagi sebab dia tidak bisa mengambil risiko terluka dan juga menawarkan bantuan. Ho-beom memesan dari restoran sama, Chae-rok harus mengantarkan makanan. Ho-beom menolak membayar dan melempar sumpit menuju kepala Chae-rok.

 

Chae-rok kehilangannya memberi tahu Ho-beom bahwa dia tidak mempunyai kehidupan yang baik sebab dia pasti mengutuknya dan bahwa ayahnya dipecat dan juga dia tidak tahu di mana dia berada.

Baca juga :  Sinopsis Mad For Each Other Episode 1

 

Dia menjelaskan dia bahkan tidak tahu apakah dia mempunyai masa depan dan memintanya membayar lagi. Chae-rok mengancam akan melaporkan Ho-beom, namun pada saat Ho-beom mencengkeram kerahnya, Deok-chul lalu muncul. Ironisnya, Deok-chul berperan sebagai figur ayah di dalam situasi ini.

Komentar