Review Drama Korea Bad Papa (2018)

Review Drama Korea Bad Papa (2018)

Berbagai genre drama Korea, muncul di sepanjang tahun 2018 ini. Mulai dari fantasy, romance, family, thriller, mystery, dan lain-lain. Semua menawarkan alur dan cerita yang menarik hati. Memang, tidak semua meraih kesuksesan di pasaran. Namun, produktifitas para sineas dan pelaku industri film dan drama Korea, patut diacungi jempol.

Di tengah berbagai genre yang ditawarkan itu, drama Korea “Bad Papa” hadir. Tema drama ini memang tentang cinta dan kasih sayang. Yaitu kasih sayang seorang ayah pada anak perempuannya. Drama dengan tema perjuangan hidup. Bertahan dari segala gejolak yang muncul merintangi. Tentang bagaimana para tokoh harus menghadapi jalan hidup mereka, yang tiba-tiba berubah seratus delapan puluh derajat.

Drama Korea “Bad Papa” bercerita tentang seorang ayah yang hidup bersama dengan anak gadisnya. Sang ayah, Yoo Ji Chul, diperankan oleh Jang Hyuk. Saya yakin Anda tahu aktor yang satu ini. Aktor yang terkenal baik di Korea atau Internasional. Dikisahkan, pada awalnya, Yoo Ji Chul seorang petinju terkenal dan berkharisma. Ia memiliki banyak sekali penggemar.

Tetapi, tiba-tiba hidupnya harus berubah. Hancur dan semua ketenarannya lenyap. Ini pula yang membuatnya jatuh miskin. Ia pun terpaksa harus banting tulang dan beralih profesi sebagai atlet bela diri campuran demi menyambung hidupnya dan keluarganya.

Sementara itu, anak gadisnya, Yoo Young Sun (diperankan oleh Shin Eun So), memiliki impian untuk menjadi seorang ballerina yang terkenal. Ia juga mengalami masalah yang sama dengan sang ayah. Ia harus menutup rapat-rapat serta membuang mimpinya itu. Kejadian ini membuatnya menjadi seorang gadis yang skeptis dan tidak percaya pada sekelilingnya.

Baca juga : Review Drama Korea My Only One (2018)

Menurut sang Produser, drama Korea Bad Papa memiliki campuran genre yang diusung. Yaitu action, fantasy, serta duka cita yang dihadapi oleh seorang kepala keluarga. Betapa sulit bertahan hidup di masa kini dan semua terjadi secara tiba-tiba tidak dapat diprediksi. Tak jarang kita harus merelakan mimpi. Namun satu yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan yang terbaik semampu kita.

Ada banyak pesan moral yang bisa kita petik dari drama ini. Sangat sayang untuk melewatkannya.

3

No Responses

Tinggalkan Balasan