Tips-tips Mengatasi Masalah

Tips-tips Mengatasi Masalah – Masalah.. masalah.. masalah . Kali ini, kita akan bahas tentang masalah. Kami kira, semua kita tidak dapat lepas dari masalah. Ada beberapa pilihan yang dapat kita lakukan. Yaitu membiarkan, lari, atau menghadapinya. Nah, menurut Anda, mana yang kita pilih. Saya pribadi, memilih yang ketiga. Menghadapi masalah.

Lalu, siapakah orang yang akan lebih mudah keluar dari sebuah masalah ?

Jawabannya, tentu saja orang yang mengetahui, apa masalah sesungguhnya. Saat membuat skripsi waktu kuliah, kita menemukan ada istilah di dalamnya, yaitu Identifikasi Masalah.

Apakah kita ini orang yang termasuk tipe melihat matahari yang cerah bakal terbit esok pagi atau melihat suramnya masa depan sebelum berupaya mengatasi masalah ? Mari kita coba melihat tipikal orang dengan masalahnya yang bisa kita pikirkan bersama.

Ada 3 kelompok orang dalam menghadapi masalahnya :

1. Tipe Visioner.

Tipe orang yang mampu melihat ke depan. Orang dengan tipe ini telah menyadari akan ada masalah sebelum datang masalah. Orang ini bukan sakti mandraguna, atau kesamber listrik malaikat, weruh sak durunge winarah. Orang-orang seperti ini tahu karena pengalaman, atau mau mendengar. Dapat juga, karena dia sudah melihat pola-pola masalah sebelumnya dan kecenderungannya. Mereka pandai membaca tanda-tanda dan perulangan pola. Pola-pola yang baku itu dia pelajari dan berangkat dari situ dapat diramalkan, atau bahkan dipastikan.

Perilaku orang ini bisa disebut antisipatif. Cara berpikirnya maju di depan. Mengapa harus antisipatif ? Karena dia tahu kalau dia tidak bertindak hari ini akan sengsara kelak. Bagi dia masalah adalah syarat yang harus dipenuhi untuk naik kelas. Meskipun ia tahu semakin tinggi angin semakin kencang, tapi ia tetap bersikokoh bahwa inilah jalan hidup yang harus di tempuh agar tidak celaka saat masalah itu jatuh tempo. Hidup adalah proses menjadi lebih baik dari ke hari, dan hidup bukan hanya hari ini di dunia ini. Kata bos saya di kantor ada cara agar kita bisa visioner adalah dengan simulasi krisis atau rekayasa krisis.

2. Tipe Waspada.

Orang ini menyadari ada masalah pada saat masalah itu sudah di depan mata atau dia sedang mangalaminya. Sebenarnya orang seperti ini terlambat. Namun, lumayan karena dia berusaha mencari tahu dan berusaha keras keluar dari masalah. Kelompok tipe ini akan resah karena karena menyadari ada masalah dan membayangkan ancaman dari keadaan bila masalah tidak ditanggulangi. Mereka sadar bahwa masalah tetap menyediakan dampak merusak yang harus diatasi. Bisa sukses bisa gagal bila fokus dia bukan kepada mengatasi masalah tetapi kepada kenyamanan hari ini maka masalah itu dibiarkan berlarut begitu saja.

Dalam menghadapi keresahan, tipe waspada terbagi dua. Pertama, Keresahan itu digunakan untuk membuat diri ini lebih allert, siaga, sigap, bergerak cepat, dan digunakan untuk bekerja dengan lebih bersungguh-sungguh. Kedua, lebih sering digunakan oleh banyak orang, adalah digunakan untuk merasa kecil, merasa lemah, merasa terlambat, merasa sudah tua, merasa tidak penting, merasa rendah, merasa terbuang, atau bahkan merasa sudah tidak perlu hidup lagi. Bergeraklah meskipun sedikit, yang penting jangan diam. Bila tidak mau berubah tipe waspada bisa turun derajat menjadi tipe ke tiga berikut ini.

3. Tipe Terlena.

Mereka tidak sadar bahwa di luar dan di dalam dirinya banyak masalah. Kesalahan terbesar nya adalah tidak sadar bahwa dirinya bodoh. Mereka berhenti mencari kebenaran saat umur mereka masih ada. Orang seperti ini tidak pengaruh ada masalah atau tidak, ada gempa atau tsunami tidak tergoyahkan. Ini tipe adem ayem yang menikmati hidup tapi kebangetan. Boleh menikmati hidup, tapi jangan terus berbaring di situ. Kelompok tipe ini adalah tipe EGP (Emang Gua Pikirin). Fokus mereka pada diri sendiri, atau paling jauh kepada keluarganya. Hidup dipandang sebagai hal yang absurd, nihil, dan tak bermakna. Pengelompokan tipe ini bukan masalah kaya miskin. Ini masalah cara pandang (world view, istilahnya). Kata orang bijak, orang seperti ini bagaikan mayat hidup. Bisa jadi orangnya ganteng dan cantik, tapi hatinya mati. Ini tipe orang menganiaya diri sendiri. Mengapa ? Karena tipe orang seperti ini menyia-nyiakan hidup yang dikarunikan Tuhan.

Ciri orang seperti ini biasanya sudah bosen mikir, bosen berkarya, malas menasihati dan dinasehati. Atau sesekali dinasehati mau asal isinya sesuai dengan hawa nafsunya. Mengapa bisa ada kelompok seperti ini ? Karena memang sejak awalnya tidak tahu tujuan hidup, mau apa dan mau kemana ? Pernah ada yang mengingatkan, tapi dia cuek. Kalau ketemu dengan tipe begini, katakan padanya : Selalu tersedia cara-cara untuk menyelesaikan masalah bagi orang yang mencari. Penguasa Alam ini bahkan demikian permissive-nya, sampai-sampai orang yang tidak mencari dan tidak meminta, juga ditunjukkan jalan keluar. Apalagi kita, yang mencari dan meminta. Manusia itu itu unik dan berharga diciptakan Tuhan.

“Bahkan seekor cacing pun dihidupkan untuk menggemburkan tanah. Dan sebongkah batu dipadatkan untuk menahan gunung. Lebih-lebih kita, manusia……”

Oke, kita telah melihat ada 3 tipe orang dalam menghadapi masalah. Lalu kemudian kita mau melihat tips-tips praktis bagaimana menyelesaikan masalah. Bagaimana itu ? Baca terus …. 🙂

Masalah adalah salah satu hal yang paling tidak diharapkan hadir dalam kehidupan manusia, bahkan masalah bisa datang dengan sendirinya tanpa harus anda cari. Ya, karena itulah sifat masalah, yaitu bisa datang dengan sendirinya atau harus dicari terlebih dahulu. Masalah sendiri bisa terjadi akibat harapan dan kenyataan berbeda, pada ruang perbedaan tersebut yang dinamakan masalah.

Seseorang yang sedang menghadapi masalah biasanya akan kelihatan murung, tidak bisa berkonsentrasi, dan hal lainnya. Jika masalah tersebut sudah terlalu lama menumpuk bahkan bisa membuat anda stres atau depresi yang pada akhirnya akan mengakibatkan gangguan kejiwaan. Nah, jika anda sedang menghadapi sebuah masalah. Kali ini kita akan membahas cara mengatasi masalah yang semoga dapat membantu mengatasi masalah anda.

Tips-tips Mengatasi Masalah

Tips-tips Mengatasi Masalah

Berikut tips-tips mengatasi masalah :

Jangan Panik.

“Don’t be panic”, mungkin anda sering mendengar kata-kata tersebut ketika anda sedang tertimpa masalah. Ya, memang benar. Jangan pernah panik ketika anda sedang tertimpa sebuah masalah yang malah membuat anda tidak bisa berpikir jernih tapi bersikaplah tenang dan pikirkan solusi untuk masalah anda tersebut.

Jangan Emosional.

Mungkin ini sulit anda lakukan jika anda seorang yang temperamental atau cepat marah. Ketika anda meluapkan emosi anda ketika menghadapi sebuah masalah, ini malah membuat anda tak bisa berpikir tenang. Bahkan, teman anda sendiri tak mau membantu masalah anda karena sifat emosional anda tersebut.

Jangan Tergesa-gesa.

Seseorang yang sedang mengahadapi sebuah masalah biasanya akan bertindak tergesa-gesa. Hal ini sangat tidak dianjurkan, karena perbuatan yang terggesa-gesa biasanya tanpa menggunakan pemikiran yang matang dan malah akan membuat masalah baru muncul.

Berpikir Positif.

Ketika anda berpikir positif anda dapat dengan mudah menerima sebuah masalah sebagai cobaan atau salah cara agar anda lebih dewasa. Dengan berpikir positif juga dapat membuat anda berpikir solutif untuk mencari solusi.

Berpikir Kreatif.

Putarlah otak anda sebaik mungkin denga mencari jalan keluar dari masalah tersebut. Keluarkan ide-ide yang selama ini ada dibenak anda yang mungkin dapat membantu keluar dari masalah tersebut. Untuk lebih mudah berpikir kreatif anda harus lebih banyak mencari informasi, lalu olah informasi tersebut sebagai cara keluar dari masalah anda.

Diskusikan.

Jika anda sudah tidak dapat menghadapi dan mengatasi masalah anda, yang harus anda lakukan selanjutnya adalah berdiskusi atau berbagi cerita tentang masalah anda. Pilih orang yang menurut anda dapat mengerti permasalah dan dapat memberikan solusi. Jikapun masalah anda terlalu pribadi, anda dapat mendiskusikannya di dunia maya seperti di forum-forum, milis, maupun chatting.

Dekatkan Diri Dengan Tuhan.

Jika anda selama ini kurang dekat dengan Tuhan, cobalah untuk mendekatkan diri anda dengan diri-Nya. Yang paling penting adalah jangan hanya mendekatkan diri anda dengan Tuhan ketika sedang tertimpa masalah, tapi cobalah untuk setiap saat. Hal ini juga dapat membantu berpikir tenang dan berpikir positif setiap anda tertimpa masalah.

Jangan Putus Asa.

Inilah yang paling penting dari semua poin penting di atas. Jika anda mudah putus asa, yakinlah masalah anda tak akan pernah terselesaikan bahkan menjadi semakin runyam. Ingatlah sebuah pribahasa “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kemudian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.”. Tancapkan dalam hati anda bahwa jika anda dapat melewati masalah ini maka anda akan mendapatkan kebahagian melebihi kepedihan masalah anda tersebut.

Demikian cara mengatasi masalah yang kita bisa dipertimbangkan untuk diterapkan ketika sedang menghadapi sebuah masalah. Satu lagi, “jangan terjatuh kedalam lubang yang sama” yaitu jika anda sudah berhasil melewati masalah tersebut, jangan sampai masuk ke dalam masalah itu lagi. Jadikan masalah tersebut sebagai sebuah pengalaman yang dapat mendewasakan kita.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*