Cara Membuat Slime yang Aman

Kali ini, kami akan berbagi tentang cara membuat slime yang aman bagi anak. Apa itu slime ? Slime adalah merupakan segumpal bahan yang kental/pekat dan lengket seperti lem yang terasa dingin dan menjijikkan bila disentuh. Memang untuk saat ini, Anda dapat membeli slime di toko. Namun, Anda dapat berhemat dengan membuatnya sendiri di rumah. Membuat sendiri ? Iya benar. Walaupun biasanya boraks digunakan untuk membuat slime, ada alternatif penggunaan bahan lain yaitu tepung maizena (tepung jagung). Ini untuk mendapatkan slime yang benar-benar tanpa racun, yang bagus untuk pesta ulang tahun anak Anda, pesta anak lainnya, kegiatan kelas atau sekadar untuk menghibur anak-anak Anda.

Cara Membuat slime yang aman

Bahan-bahan :

1½ cangkir (350 ml) air
3 sampai 4 tetes pewarna makanan
2 cangkir tepung maizena
1 sendok teh krim tartar

Cara Membuat slime dari tepung maizena, disarikan dari WikiHow

Pertama, masukkan 1½ cangkir (350 ml) air ke dalam panci kecil bergagang. Panaskan sampai air menjadi hangat tetapi tidak sampai panas ataupun mendidih. Anda tentu tidak ingin menggunakan air mendidih karena Anda harus menunggunya dingin sebelum Anda dapat mencampur slime menggunakan tangan.

Kemudian, tuangkan 1 cangkir (250 ml) air hangat ke dalam mangkuk. Tambahkan tiga sampai empat tetes pewarna makanan berwarna hijau sampai warna air satu tingkat lebih gelap dari warna slime yang Anda inginkan. Ketika Anda membuat slime, warna tersebut akan sedikit memudar. Aduklah air (dan pewarna) tersebut menggunakan sendok.

Selanjutnya, takar 2 cangkir (140g/500 ml) tepung maizena. Masukkan tepung maizena ke dalam mangkuk berukuran besar yang terpisah.

Tuangkan air berwarna ke dalam mangkuk yang berisi tepung maizena. Tuangkan air berwarna hijau tersebut secara perlahan. Gunakan tangan Anda untuk mencampur bahan-bahan tersebut. Campurlah semua bahan secara menyeluruh sampai membentuk pasta kental.

Aturlah tingkat kekentalan slime. Kita dapat menambahkan lebih banyak tepung maizena jika slime terlalu encer. Tambahkan lebih banyak air hangat yang tersisa dalam panci jika adonan tersebut terlalu kental. Semua tergantung pada selera. Lanjutkan proses tersebut sesuai yang dibutuhkan, untuk memperoleh adonan dengan tingkat kekentalan yang tepat. Anda harus dapat memasukkan jari-jari Anda ke dalam adonan dengan mudah, dan ketika menggerakkannya di sepanjang permukaan slime, jari-jari Anda harus terasa kering.

Tambahkan beberapa bahan ke dalam slime agar membuatnya lebih menyenangkan (opsional). Anda dapat menggunakan cacing dari karet, serangga atau bola mata dari plastik, dll.

Masukkan slime ke dalam kantong plastik. Tutup rapat kantong tersebut agar slime tetap awet.

Demikian cara membuat slime yang aman bagi anak. Semoga bermanfaat.

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *