4 Langkah Untuk Keluar dari Kekecewaan

4 Langkah Untuk Keluar dari Kekecewaan – Sesuai dengan sifat-Nya yang Maha Rahman dan Rahim, saya sangat percaya bahwa Tuhan kita menginginkan kita untuk memiliki kehidupan yang sukses. Lalu, kalau memang Tuhan ingin kita memiliki kehidupan yang sukses, kenapa ada yang benci dan iri hati terhadap kita ? Mengapa justru ada orang yang sebelumnya dekat dengan kita, berubah ingin menjatuhkan kita ? Kemudian, kenapa ada rekan kerja di kantor yang berpolitik melawan kita ? serta, mengapa ada saudara dekat yang menyebarkan gosip dan hal-hal negatif tentang Anda ? dan seabrek mengapa dan kenapa lainnya…

Satu hal yang perlu kita tahu, bahwa Tuhan memakai “musuh-musuh” yang membenci dan memusuhi kita itu untuk membuat kita sukses. What ?

Well, mari kita lihat kisah yang tentu kita tahu.

Nabi Yusuf dibenci oleh kakak-kakaknya, karena menjadi orang yang paling disayang ayah mereka. Bahkan saudara-saudara Nabi Yusus kemudian membuangnya ke dalam sebuah sumur. Hanya karena rasa iri hati. Iri hari itu bertambah setelah Nabi  Yusuf menceritakan mimpi Tuhan bagi dia. Demikian iri hatinya, sehingga kakak-kakaknya bertekad tidak mau melihat Yusuf hidup lagi.

Namun, kita semua tahu belaka bagaimana akhir dari kisah Nabi Yusuf ini. Beliau kemudian bisa keluar dari sumur dan kemudian menjadi orang penting dalam pemerintahan.

Berkaca dari kisah di atas, penting sekali bagi kita untuk menyadari bahwa Tuhan telah menyediakan kebesaran bagi kita, dengan memakai orang-orang yang membenci kita. Tuhan memiliki ‘maksud’ baik di balik semua penderitaan kita.

Apakah Tuhan meninggalkan Nabi Yusuf mati di sumur tua itu ? Tidak. Bahkan melalui orang-orang yang membencinya dan membuangnya ke sumur, Nabi Yusuf berada di tanah Mesir dan akhirnya menjadi orang nomor dua di negara itu.

Banyak orang menjadi kecewa di tengah masalah, bukannya menjadi lebih baik dan tidak pernah bertumbuh dewasa. Jangan biarkan kekecewaan tumbuh subur dalam diri kita. Kalau kita memberikan respon terhadap masalah dengan kembali kepada iman kita, saya yakin sekali, kita akan bisa keluar dari ‘sumur’ dengan kemenangan.

4 Langkah Untuk Keluar dari Kekecewaan

Berdasarkan kisah di atas, paling tidak ada 4 langkah untuk keluar dari kekecewaan (sumur) :

1. Maafkan dan ampuni orang-orang yang sudah menyakiti kita
Berat memang. Apa yang mereka lakukan memang sudah menyakiti kita. Tetapi akan lebih menyakitkan lagi apabila kita menyimpan rasa sakit itu, dan membawanya kemanapun kita pergi. Betul tidak. Jadi, hilangkan rasa sakit itu dengan cara memaafkan/mengampuni.

2. Selalu ingat bahwa rencana Tuhan itu baik bagi kita.
Di antara orang-orang yang membenci kita, kita harus selalu ingat bahwa Tuhan tidak merencanakan kehancuran untuk hidup Anda.

3. Selalu senang dan bersyukur atas semua yang kita alami.

4. Bertekad untuk tidak menyerah.
Situasi buruk bukan berarti mimpi dan janji-janji Tuhan batal terjadi dalam hidup Anda. Karena itu, jangan putus asa, jangan berhenti apalagi mundur, berlarilah. Ingat, musuh yang ada di tengah perjalanan kehidupan kita akan membuat kita sukses. Karena itu, bergembiralah  dan bersyukurlah. Jangan pernah menyerah, karena rencana Sang Pencipta di dalam hidup kita, selalu memberikan hari depan yang penuh harapan.

Jangan berhenti berharap kepada-Nya. 🙂

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *