Review Drama Korea Beautiful Love Wonderful Life (2019)

eview Drama Korea Beautiful Love Wonderful Life (2019)

Drama Korea tidak hanya soal cinta yang manis atau konflik yang dramatis. Kadang, ia menjadi cermin kehidupan, tempat kita melihat refleksi dari perjuangan, harapan, dan pertanyaan tentang arti kebahagiaan. Beautiful Love, Wonderful Life adalah salah satu contoh terbaik dari genre ini.

Ditayangkan di stasiun televisi KBS2 mulai 28 September 2019 hingga 22 Maret 2020, Beautiful Love, Wonderful Life adalah drama akhir pekan yang mengisi slot prime time Sabtu dan Minggu pukul 19:55 KST. Drama ini menggantikan Mother of Mine dan kemudian dilanjutkan oleh Once Again, dua drama keluarga populer lainnya. Dengan total 100 episode berdurasi sekitar 35 menit per episode, drama ini menawarkan perjalanan panjang yang penuh liku, namun tetap hangat dan menyentuh.

Disutradarai oleh Han Joon-Seo dan ditulis oleh Bae Yoo-Mi, drama ini mengusung genre melodrama dan komedi romantis, namun lebih dari itu, ia menyajikan potret kehidupan yang kompleks dan penuh nuansa. Dibintangi oleh Seol In-A, Kim Jae-Young, Jo Yoon-Hee, Yoon Park, dan Oh Min-Suk, drama ini menyoroti kehidupan empat tokoh utama yang masing-masing memiliki luka, ambisi, dan pencarian akan cinta sejati. Berikut review Drama Korea Beautiful Love Wonderful Life (2019).

Latar Cerita dan Tema Utama

Beautiful Love, Wonderful Life berpusat pada empat karakter utama yang berjuang menemukan makna cinta dan kebahagiaan dalam kehidupan mereka yang penuh tantangan. Drama ini tidak menawarkan kisah cinta yang instan atau ideal, melainkan menggambarkan proses panjang yang realistis dan kadang menyakitkan.

Kim Seol-A, diperankan oleh Jo Yoon-Hee, adalah seorang mantan penyiar yang ambisius dan menikah dengan Do Jin-Woo, CEO sebuah perusahaan besar yang diperankan oleh Oh Min-Suk. Pernikahan mereka tampak sempurna di permukaan, namun menyimpan banyak ketegangan dan rahasia. Seol-A adalah sosok wanita karier yang percaya bahwa kesuksesan profesional bisa menggantikan kekosongan emosional, namun seiring waktu, ia mulai mempertanyakan pilihan hidupnya.

Moon Tae-Rang, diperankan oleh Yoon Park, adalah seorang koki yang menjadi tulang punggung keluarga adopsi. Ia adalah kakak tertua yang bertanggung jawab atas adik-adiknya, termasuk Moon Hae-Rang (Jo Woo-Ri), yang bekerja sebagai sekretaris untuk Do Jin-Woo. Tae-Rang adalah sosok pria yang hangat dan penuh empati, namun juga menyimpan luka masa lalu yang membuatnya sulit membuka hati.

Di sisi lain, ada Kim Cheong-A (Seol In-A), adik dari Seol-A, yang telah menghabiskan delapan tahun hidupnya untuk belajar demi ujian pegawai negeri. Ia adalah sosok yang cerdas dan mandiri, namun merasa terasing dari dunia sosial dan cinta. Cheong-A kemudian bertemu dengan Goo Joon-Hwi (Kim Jae-Young), seorang pria yang dingin dan skeptis terhadap cinta dan pernikahan. Pertemuan mereka menjadi titik balik dalam hidup masing-masing.

Dinamika Keluarga dan Relasi yang Rumit

Salah satu kekuatan utama drama ini adalah kemampuannya menggambarkan dinamika keluarga yang kompleks. Keluarga dalam Beautiful Love, Wonderful Life bukanlah tempat yang selalu aman dan nyaman. Ada konflik antar saudara, ketegangan antara orang tua dan anak, serta rahasia yang mengancam keharmonisan.

Keluarga Moon, misalnya, terdiri dari anak-anak adopsi yang dibesarkan oleh Moon Joon-Ik (Jung Won-Joong). Meskipun mereka saling menyayangi, ada rasa tidak aman dan pertanyaan tentang identitas yang terus menghantui. Moon Pa-Rang (Ryoo Ui-Hyun), adik bungsu, sering merasa tidak dianggap, sementara Hae-Rang menyimpan ambisi pribadi yang kadang bertentangan dengan nilai keluarga.

Keluarga Kim juga tidak kalah rumit. Sunwoo Young-Ae (Kim Mi-Sook), ibu dari Seol-A dan Cheong-A, adalah wanita keras yang memiliki standar tinggi terhadap anak-anaknya. Ia sering kali menekan Cheong-A untuk sukses, tanpa memahami beban emosional yang ditanggung sang anak. Sementara itu, Kim Young-Woong (Park Young-Gyu), sang ayah, mencoba menjadi penengah, namun sering kali gagal memahami kebutuhan emosional keluarganya.

Drama ini juga menyoroti keluarga Goo Joon-Hwi, yang memiliki latar belakang elit namun penuh tekanan. Joon-Hwi tumbuh dalam lingkungan yang menuntut kesempurnaan, membuatnya menjadi pribadi yang tertutup dan skeptis terhadap hubungan emosional.

Cinta yang Tidak Sederhana

Alih-alih menampilkan cinta sebagai solusi dari semua masalah, Beautiful Love, Wonderful Life justru menunjukkan bahwa cinta bisa menjadi sumber konflik, kebingungan, dan pertumbuhan. Hubungan antara Seol-A dan Jin-Woo, misalnya, adalah gambaran dari pernikahan yang dibangun atas dasar ambisi dan kompromi, bukan cinta sejati. Ketika rahasia masa lalu terungkap, hubungan mereka diuji dengan keras.

Sementara itu, kisah cinta antara Cheong-A dan Joon-Hwi berkembang perlahan, penuh dengan keraguan dan pertanyaan. Mereka berdua adalah individu yang terluka, yang tidak percaya pada cinta, namun secara perlahan belajar membuka hati dan menerima kehadiran satu sama lain. Hubungan mereka menjadi simbol dari cinta yang tumbuh dari rasa saling menghargai dan pengertian, bukan sekadar ketertarikan fisik.

Moon Tae-Rang juga memiliki kisah cinta yang rumit. Ia menyukai Cheong-A, namun menyadari bahwa perasaannya tidak berbalas. Ia kemudian harus belajar melepaskan dan tetap menjaga hubungan baik sebagai teman dan saudara. Sikap dewasa dan pengorbanan Tae-Rang menjadi salah satu elemen yang paling menyentuh dalam drama ini.

Produksi dan Popularitas

Drama ini diproduksi oleh HB Entertainment, rumah produksi yang juga menggarap beberapa drama populer seperti Sky Castle dan Doctor Prisoner. Dengan pendekatan sinematografi yang sederhana namun efektif, Beautiful Love, Wonderful Life menekankan pada kekuatan narasi dan akting para pemainnya.

Rating drama ini cukup stabil sepanjang penayangannya, dengan episode-episode awal mencatat angka di atas 20% menurut Nielsen Korea. Hal ini menunjukkan bahwa drama keluarga dengan narasi yang kuat masih memiliki tempat di hati penonton Korea, terutama di slot akhir pekan yang biasanya diisi oleh penonton dari berbagai usia.

OST drama ini juga turut memperkuat suasana emosional. Lagu-lagu seperti “123 Love” oleh Hello Ga-Young dan “The Way” oleh Sohyang menjadi pengiring yang pas untuk momen-momen penting dalam cerita. Musik dalam drama ini tidak hanya menjadi latar, tetapi juga memperdalam emosi dan memperkuat karakterisasi.

Karakterisasi yang Kuat dan Relatable

Salah satu kekuatan utama drama ini adalah karakter-karakternya yang terasa nyata dan kompleks. Tidak ada tokoh yang sepenuhnya baik atau jahat. Semua karakter memiliki motivasi, luka, dan pertumbuhan masing-masing.

Kim Seol-A, misalnya, adalah gambaran dari wanita modern yang sukses namun kesepian. Ia belajar bahwa ambisi tidak selalu membawa kebahagiaan, dan bahwa cinta sejati membutuhkan keberanian untuk jujur dan terbuka.

Cheong-A adalah simbol dari generasi muda yang terjebak dalam tekanan sosial dan ekspektasi keluarga. Ia belajar bahwa kebahagiaan tidak datang dari pencapaian semata, tetapi dari keberanian untuk memilih jalan hidup sendiri.

Moon Tae-Rang adalah tokoh yang penuh kasih dan pengorbanan. Ia menunjukkan bahwa cinta tidak selalu harus dimiliki, kadang cukup dengan memberi dan mendukung dari kejauhan.

Goo Joon-Hwi adalah representasi dari pria yang tumbuh dalam lingkungan yang menuntut kesempurnaan. Ia belajar bahwa menjadi rentan dan terbuka adalah bagian dari proses menjadi manusia yang utuh.

Pesan Moral dan Relevansi Sosial

Beautiful Love, Wonderful Life bukan hanya drama romantis, tetapi juga refleksi sosial tentang keluarga, tekanan hidup, dan pencarian identitas. Drama ini mengangkat isu-isu seperti tekanan ujian nasional, stigma terhadap anak adopsi, pernikahan tanpa cinta, dan pentingnya komunikasi dalam keluarga.

Drama ini juga mengajak penonton untuk mempertanyakan definisi kebahagiaan. Apakah kebahagiaan datang dari pencapaian, cinta, atau penerimaan diri? Melalui perjalanan para tokohnya, penonton diajak untuk merenung dan mungkin menemukan jawaban mereka sendiri.

Kesimpulan

Beautiful Love, Wonderful Life adalah drama yang kaya akan emosi, karakter, dan pesan kehidupan. Ia tidak menawarkan solusi instan atau akhir yang sempurna, tetapi justru memperlihatkan bahwa kehidupan adalah proses yang penuh tantangan dan keindahan. Dengan narasi yang kuat, akting yang memukau, dan tema yang relevan.

You May Also Like

About the Author: masasha

Penyuka drama Korea, film, dan serial lainnya. Mengelola web ini sejak 2012 sampai saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *