Walau Diprotes dengan Petisi, BPJS Jalan Terus soal JHT

Walau Diprotes dengan Petisi, BPJS Jalan Terus soal JHT – Kendati masyarakat melakukan protes dengan membuat petisi, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memastikan, tetap akan menjalankan aturan pemerintah terkait pencairan jaminan hari tua (JHT) yang baru bisa dilakukan minimal 10 tahun. BPJS Ketenagakerjaan tetap akan menjalankan peraturan itu, walau ada banyak masyarakat yang kontra terhadap aturan baru itu, bahkan sampai membuat petisi pembatalan.

“Kalau petisi bukan domain kita-lah. BPJS melaksanakan segala peraturan perundangan yang ada,” kata Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Abdul Cholik, saat ditemui di kantornya, Kamis (2/7/2015), demikian dikutip dari Kompas.com.

petisi penolakan jht bpjs
Menurutnya, ia sangat tahu dan menyadari, bahwa tentu peraturan baru dari pemerintah itu tidak memuaskan bagi sebagian pihak. Sebagian masyarakat tentu berharap ketentuan pencairan JHT masih dengan aturan lama, yakni 5 tahun 1 bulan bisa diambil semuanya. Namun, ketika terjadi perubahan menjadi bisa dicairkan semuanya ketika usia 56 tahun, tentu saja sebagian masyarakat merasa kecewa.

Lebih lanjut Abdul mengatakan, bahwa tujuan perubahan ini bagus, kembali ke fitrah. Kembali ke filosofinya, kembali ke tujuan JHT untuk memberikan perlindungan ketika hari tuanya sampai. Dia juga mengharapkan, pro-kontra di masyarakat mengenai aturan baru ini tidak berlarut-larut. BPJS Ketenagakerjaan tetap akan menjalankan peraturan baru sebab jika tidak nantinya malah BPJS Ketenagakerjaan sendiri yang salah karena tidak menjalankan aturan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*