Tim SAR Temukan Korban dipandu Lumba-lumba

Tim SAR Temukan Korban dipandu Lumba-lumba – Bukan rahasia lagi kalau Lumba-lumba adalah binatang yang cerdas, dan dekat dengan manusia. Kita bahkan bisa melihatnya saat ini. Binatang laut ini kembali memperkuat tanda bahwa binatang ini selain cerdas juga memiliki sifat yang baik dan penolong. Seperti yang dialami oleh tim SAR yang mencari korban kecelakaan laut di pantai Bajulmati. Lumba-lumba seperti memberitahu akan jasad korban sebelum ditemukan. Mereka seolah menjadi penunjuk ditemukannya tubuh M Nur Arifin (22) dan Toni Adiwijaya (23), 2 korban kecelakaan laut di Pantai Bajulmati Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang.

Jasad kedua anak muda ini berhasil dievakuasi , Sabtu (2/1/2015). Petugas menemukan tubuh keduanya saat menyisir pantai dalam rangka pencairan korban tergulungnya ombak Bajulmati yang belum ditemukan. Petugas penyelamat yang terdiri dari TNI AL dan SAR gabungan menyisir sampai ke Pantai Watu Golong yang berada di antara Pantai Bajulmati dan Pantai Goa China Kabupaten Malang.
Saat menyisir itulah, petugas melihat ada lumba-lumba sekitar pukul 10.15 wib. Beberapa saat setelah lumba-lumba muncul, tubuh Arifin muncul ke permukaan laut. Petugas kemudian mengangkatnya ke perahu.Demikian dilansir Tribunnews.com

Tim SAR Temukan Korban dipandu Lumba-lumba

Selanjutnya, tim SAR lalu melanjutkan penyisiran di tempat itu setelah menemukan tubuh Arifin. Berjarak sekitar 500 meter dari lokasi penemuan tubuh Arifin, petugas juga kembali melihat lumba-lumba. Saat didekati kemudian terlihat tubuh Toni.
“Sebelum melihat tubuh keponakan saya (Arifin), ada lumba-lumba. Begitu juga menemukan tubuh Toni yang berjarak sekitar 500 meter dari tubuh Arifin,” ujar Slamet Umar Wibowo, paman M Nur Arifin kepada Surya, Sabtu (2/1/2016). Kedua warga Jalan Kolonel Sugiyono Gang 6 Kelurahan Cipto Mulyo Kecamatan Sukun itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Tubuh kedua orang itu masih utuh ketika ditemukan, namun sudah mulai membengkak.
Setelah berhasil diangkat, petugas membawanya ke Puskesmas Sitiharjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan, kemudian dibawa ke Kamar Mayat RS Saiful Anwar.
Setelah dokter melakukan otopsi luar, kedua jenazah diserahkan ke keluarga dan dimakamkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*