There They are Now Right Before My Eyes

Pada suatu siang di bulan Mei, saya sedang mengumpulkan soal latihan anak saya, dia sedang menjalani Ujian Nasional atau yang sekarang istilahnya USMBD. Dalam hati rasanya geregetan banget, karena anak saya santai-santai saja menghadapi ujian itu.

Kalau saya yang ada di posisi dia pasti saya lebih serius, no TV, no komik, no gadget dan keep on practicing ..  Saya berharap anak saya serius belajar bukan supaya dia menjadi peringkat I, bukan, tapi karena prinsip saya adalah do the best.. kalau dengan usaha yang maksimal dan doa yang maksimal hasilnya biasa saja ya nggak apa… yang penting sudah berusaha. Tapi kalau belum maksimal berusaha tapi mengharapkan hasil yang bagus, itu impossible menurut saya dan nggak pantas .. hehehe..

Saya berusaha menularkan prinsp itu ke anak-anak saya.. bahwa it’s the process that count .. whatever the result as long as we did our best.

There They are Now Right Before My Eyes

Nah, ketika saya sedang gemas dengan santainya anak saya dalam belajar, saya mendengar berita tentang anak yang kurang beruntung di televisi (tivinya nggak dilihat, cuma didengarkan karena sambil mengerjakan pekerjaan yang lain).

Acara yang diputar adalah “My Pets and Me” di channel Cebeebies (BBC anak-anak), ceritanya adalah tentang Rory (sang pembawa acara), mendatangi anak-anak yang mempunyai hewan peliharaan untuk mengetahui bagaimana mereka merawat dan apa yang seharusnya dilakukan terhadap hewan peliharaan mereka.

Pada episode itu Rory mengunjungi seorang anak perempuan yang memelihara anjing, anjingnya dipelihara untuk sarana terapi untuk saudaranya yang menderita down syndrome (istilahnya animal-assisted therapy) .. sedih rasanya melihat saudara si anak perempuan ini yang terbaring atau terduduk lemas tanpa ekspresi sementara si anjing kecil melonjak-lonjak riang, melakukan berbagai atraksi lucu yang membuat anak-anak lain tertawa gembira.

Saya sontak merasa ditegur oleh Allah SWT.  Betapa saya kurang mensyukuri anugerahNya. Dikaruniai 2 anak yang sehat dan normal itu yang dulu selalu saya mohonkan ketika mereka masih dalam kandungan.  and there they are now, right before my eyes , anak-anak yang sehat, sempurna, gembira, dan patuh pada saya dan ayahnya..

Sedikit malas kalo disuruh latihan nggak apa lah..namanya juga anak-anak.. hehe.. tugas orang tualah untuk selalu memotivasi dan mendampingi mereka agar tetap semangat belajar di tengah godaan yang semakin bervariasi dan di tengah beban pelajaran yang semakin berat.. Cherioo…

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *