Siapa Lagi yang Berani Hadang Konvoi Moge ?

Siapa Lagi yang Berani Hadang Konvoi Moge ? – Konvoi motor gedhe atau moge memang seringkali terlihat di jalan. Saya sendiri sebagai pemakai jalan, sering berpapasan atau kalau tidak disalip mereka. Kalau ada konvoi ini saya lebih memilih minggir memberi jalan buat mereka untuk lewat dulu. Bukannya takut atau bagaimana, tetapi jujur, saya merasa terganggu, karena cara mereka mengendarai sepeda mereka yang urakan menurut saya. Jadi, daripada saya budreg, jadi saya pilih mundur dan biarkan mereka jauh di depan. 🙂

Nah, aksi yang dilakukan oleh Elanto Wijoyono Sabtu lalu benar-benar membuat saya kagum dengan keberaniannya. Elang yang warga Jogyakarta itu menghadang rombongan moge dan voorijder penerbos lampu merah. Bahkan tindakan ini banyak menuai pujian dari netizen.

Para netizen ini salut dengan aksi berani pria 32 tahun itu. Mengutp dari JPNN, dengan gagah berani Elanto berdiri bersama sepeda anginnya di tengah jalan tepat di traffic light perempatan Condong Catur, Jogyakarta yang sedang menyala merah pada hari Sabtu (15/8) lalu. Padahal, pada saat yang sama, ada sekitar 50 biker moge melintas. Para bikers moge memang punya kebiasaan menerobos lampu merah. Aksi Elang membuat puluhan biker moge itu berhenti kebingungan.

Aksi Elanto Wijoyono menghadang konvoi Moge
img from JPNN

Ada di antara pengemudi moge itu pun marah. Mereka turun, menghampiri lalu menyemprot Elanto. Bahkan ada yang memaki-maki. Namun Elanto tak gentar. Keberanian Elanto itu menuai banjir pujian di media sosial.

“Ayo hadang laju moge ber #voorijder patwal & moge arogan. Siang: kota, 3pm per4an ringroad concat cc @Korlantas @RTMC_Jogja #Jogja #JBR2015,” kicau Elanto di akun twitter @joeyakarta.

Banyak netizen memuji keberanian Elanto. Mereka mendukung aksi Elanto untuk memerangi pengguna lalu lintas yang tidak taat aturan, khususnya para pengguna moge yang arogan.

“Butuh lebih banyak org spt mas ini, berani bertindak saat lihat yang salah. Salut mas Bro.”€

tulis akun dwimulyono_Indonesia di Instagram.

Kalau menurut Anda sendiri bagaimana ?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*