Prasasti jaman Mataram Kuno, ditemukan di Temanggung

105 views
Prasasti jaman Mataram Kuno, ditemukan di Temanggung – Sebuah benda yang diduga prasasti jaman Mataram Kuno, ditemukan di Temanggung. Benda ini ditemukan oleh beberapa pekerja bangunan, di pagar Pendopo Pengayoman Temanggung, hari Senin 13 Oktober kemarin. Dugaan bahwa prasasti ini merupakan peninggalan jaman Mataram Kuno disampaikan oleh Tim Balai Arkeologi Yogyakarta dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah. Prasasti itu menggunakan huruf Kawi. Prasasti ini ditemukan ketika para pekerja bangunan, akan membuat pondasi pagar Pendopo Pengayoman. Pihak BPCP kemudian mengecek keberadaan prasasti itu.
Dikutip dari Yahoo, Ketua Tim Balai Arkeologi Yogyakarta, Sugeng Riyanto mengatakan bahwa, tim BPCB datang dan mengecek prasasti ini. Dan ternyata memang benar sebuah prasasti. Di dalamnya terdapat isi ceritanya dengan huruf Kawi. Pihak BPCB saat ini sedang dalam proses untuk berusaha membaca isi prasasti tersebut. Untuk sementara, baru terbaca angka tahunnya saja, yaitu tahun 784 Saka atau 862 Masehi.
Sugeng mengatakan bahwa sebagian isi prasasti jaman Mataram Kuno ini telah aus, karena usianya. Prasasti itu sendiri terbuat bukan dari batu andesit, warnanya putih tetapi bukan batu kapur. Untuk sementara, tulisan pada prasasti itu disalin dengan cara apklat. Yaitu selembar kertas ditempelkan di atas tulisan prasasti kemudian diolesi tinta. 
Sugeng menambahkan, untuk membaca prasasti bisa dengan berbagai macam cara. Bisa dibaca langsung dari prasastinya, membaca plakatnya, dan dibaca melalui hasil fotonya.Isi prasasti belum bisa dipastikan apakah bisa dikaitkan dengan periode tersebut. Apakah ada kaitan dengan Pikatan atau situs yang lain. Pihak BPCB berharap, nanti bisa membaca seluruh isi prasasti, sehingga dari situ  akan diketahui kaitannya dengan situs mana.
Masih menurut Sugeng, di daerah Temanggung, ada situs yang seperti Pikatan, Gondosuli dan mungkin Liyangan juga masuk pada masa tersebut. Anggota tim Balar Yogyakarta, Agni Cesaria Muchtar menambahkan, pada baris pertama seperti pada kebanyakan prasasti diawali dengan kalimat. Pada prasasti yang ditemukan ini diawali dengan kalimat ‘wasti cakawarsa tita’ artinya selamatlah tahun saka yang telah lewat. Tetapi, belum banyak yang bisa dibaca pada prasasti tersebut. 

Tags: #Sejarah #unik

Tinggalkan Balasan