Muslim Xinjiang Dilarang Berpuasa Ramadhan

264 views
Muslim Xinjiang Dilarang Berpuasa Ramadhan – Di kawasan Xinjiang, pegawai negeri sipil, mahasiswa, dan guru yang beragama Islam dilarang menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan. Tentu saja pelarangan ini mendapatkan kecaman dari sejumlah kelompok masyarakat di luar negeri.
Untuk diketahui, Xinjiang adalah kawasan berpenduduk mayoritas muslim sekaligus rumah bagi minoritas suku Uighur. Selama bertahun-tahun partai berkuasa komunis Cina memberlakukan pelarangan berpuasa di daerah yang kerap dilanda kerusuhan mematikan antara etnis Uighur dengan pasukan keamanan.

Muslim Xinjiang Dilarang Berpuasa Ramadhan

Menurut laporan BBC (2005) kekerasan sporadis di Cina bagian barat itu telah terjadi sejak lama. Pemerintah Cina meradang sebab etnis pendatang asal Turkistan Timur itu malah sudah mengajukan permohonan merdeka sejak 1940 di wilayah kedaulatan mereka. Pemerintah Cina terus menolak keinginan itu. Tekanan semakin kuat dan pada tahun 1991, Cina melancarkan serangan sporadis ke wilayah itu. Sebenarnya, hampir sepanjang tahun terjadi kekerasan di wilayah ini. Namun, yang paling terlihat adalah ketika memasuki bulan Ramadhan. Mereka dilarang menunaikan ibadah puasa selama bulan ini.
Muslim Xinjiang Dilarang Berpuasa Ramadhan
Pejabat berwenang Cina beralasan, kebijakan ini dimaksudkan untuk menjaga stabilitas negara selama Ramadhan. Seruan untuk tidak berpuasa bagi warga Xinjiang itu disampaikan melalui situs resmi Pemerintah Provinsi Xinjiang. Untuk menjamin seluruh muslim Uighur tidak berpuasa, pejabat komunis setiap siang membagikan makanan ke seantero Xinjiang, demikian menurut stasiun televisi Aljazeera.
Telah ratusan kali Cina mendapat kecaman dari berbagai kelompok hak asasi soal ini. Human Rights Watch membuat tekanan agar Negeri Tembok Raksasa itu mengakhiri kampanye penindasan agama pada muslim Uighur. Namun China membantah mereka menekan Islam. Mereka hanya ingin menghentikan kekuatan separatisme, terorisme,dan ekstremisme agama di wilayah itu. Uighur menjadi ancaman separatis terbesar yang pernah dihadapi pemerintah Cina, karena mereka hendak memisahkan diri.
Muslim Xinjiang Dilarang Berpuasa Ramadhan
Menurut kantor berita Agence France-Presse mengutip laporan radio pemerintah Bozhu Radio dan TV University bahwa pelarangan itu diberlakukan bagi anggota partai, guru, dan orang-orang muda untuk melakukan aktivitas terkait dengan dengan Ramadan.
“Kami mengingatkan kembali kepada setiap orang bahwa mereka tidak diperkenankan menjalankan ibadah puasa Ramadhan,” tulis media pemerintah Cina.
Badan Meteorologi di Kabupaten Qaraqash di sebelah barat Xinjiang dalam situsnya mengatakan sesuai dengan instruksi lembaga yang lebih tinggi bahwa seluruh pegawai dan pensiunan pegawai untuk tidak menjalankan puasa selama Ramadan.

Tags: #lain-lain #muslim xinjiang #suku uighur

Tinggalkan Balasan