CORE Berupaya Tarik Kembali Oeang Kuno dari Luar Negeri

Di manapun tempatnya, suatu barang yang memiliki nilai sejarah dan bersifat unik, pasti memiliki nilai yang tinggi. Tidak terkecuali uang kuno milik Indonesia. Uang kuno atau ‘oeang’ revolusi terbitan pemerintah Republik Indonesia periode 1945 – 1949, sangat diminati oleh warga asing, khususnya dari Belanda. Oeang Revolusi digunakan sebagai alat pembayaran warga Indonesia pada jaman dahulu.
Nah, sebuah club kolektor uang kuno di Indonesia, berencana untuk menarik kembali uang yang telah banyak berada di luar negeri itu. Jumlah uang kuno yang tersebar ini tidak kurang mencapai 1500 item dengan ratusan ribu lembar varian. Ketua Club Oeang Revolusi (CORE), Uno mengatakan, dulunya dia merupakan penjual uang-uang kuno ke luar negeri pada tahun 1999 – 2000 orang Belanda melakukan pembelian uang kuno Indonesia untuk koleksi pribadi.
Oeang kuno Indonesia 100 rupiah tahun 1945
Oeang kuno Indonesia tahun 1947
“Hingga saya tanya ke mereka (warga Belanda) kenapa koleksi uang kuno, mereka menjawab saya mau memiliki bagian sejarah bangsamu, ini merupakan pukulan untuk saya sebagai warga Indonesia yang hanya menjual bukan mengoleksi,” kata Uno saat pertemuan anggota CORE di Jakarta, Sabtu (14/11/2015)
Uno mengatakan, sampai saat ini masih banyak orang Belanda yang mencari uang uang kuno dari Indonesia. Mereka berani untuk membayar selembar uang kuno dengan harga tinggi. Saat ini dirinya bersama CORE tengah berupaya untuk menarik kembali uang uang kuno yang ada di luar negeri. Club ini akan beli ulang karena mereka tidak mau memberikan gratis.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*