Bandara Baru di Kulon Progo sudah diramalkan leluhur

76 views

Dibangunnya bandara baru di Kulon Progo, ternyata sudah diramalkan oleh leluhur sejak dahulu. Leluhur menyebutkan dalam sebuah sabda yang juga dibacakan oleh Presiden Joko Widodo, saat meresmikan acara Babat Alas Nawung Kridha, yang berlokasi di desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta. Acara ini digelar Jumat lalu 27 Januari 2017. “Sabda Leluhur” itu dibacakan oleh Presiden, sebelum meresmikan acara tersebut.

“Memang sabda leluhur di Yogyakarta ini tadi saya baca di depan, memang leluhur kita sudah melihat bahwa di Kulon Progo nanti akan ada bandara besar,” kata Presiden, dikutip dari Antara.

Presiden Mantan membacakan sabda leluhur yang dikutipnya dari kitab kuno berlatar Jawa.

“Sesuk ning tlatah kene bakal ono wong dodolan cau nang awang-awang. Tlatah Temon iki bakal dadi susuhe kinjeng wesi. Tlatah sak lor kidul gunung jeruk bakal dadi kutho. Glagah bakal dadi mercusuaring bawono”.

Bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, sabda leluhur yang dibacakan Presiden itu adalah, “Bahwa suatu saat, di wilayah ini akan ada orang berjualan cau di angkasa. Wilayah Temon ini akan menjadi sarang capung besi. Wilayah utara dan selatan Gunung Jeruk akan menjadi kota (besar). Glagah akan menjadi mercusuar bagi dunia.”

Lebih lanjut Presiden mengatakan, bahwa apa yang dilakukan sekarang ini, yaitu acara ‘babat alas nawung kridha’, memang keputusan yang harus diputuskan. Ini karena melihat Bandara Adi Sutjipto hanya memiliki kapasitas 1,6 juta (penumpang), padahal dipakai oleh 7,6 juta orang. Ini sudah crowded sekali. Mau tidak mau harus segera dimulai, demikian katanya. Bandara internasional Yogyakarta di Kulon Progo tersebut nantinya akan mampu menampung 14 juta penumpang pada pembangunan tahap pertama. Kapasitas ini akan ditingkatkan hingga mencapai 20 juta penumpang pada pembangunan tahap kedua.

Pada kesempatan itu, Presiden kemudian menekan tombol sirene sebagai tanda dimulainya “babat alas nawung kridha” yang berarti “membuka, membersihkan, merapikan, menata lahan, serta melakukan peletakan batu pertama” pembangunan bandara internasional Yogyakarta di Kulon Progo. Presiden didampingi Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DIY Sultan Hamengku Bowono X, dan Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Danang S Baskoro, saat menekan tombol sirene itu.

Acara Babat Alas Nawung Kridhadipusatkan di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, dan dihadiri ratusan hadirin yang sebagian besar adalah masyarakat Kulon Progo dan sekitarnya.

Tags: #babad alas nawung kridha #bandara Kulon Progo #berita

Tinggalkan Balasan