3 Tips Mudah Untuk Meredakan Pilek Anak

Pilek memang dapat menyerang siapa saja. Tidak peduli dia orang dewasa, tua, atau bahkan anak. Lalu, bagaimana kalau anak kita terserang pilek ? Kita sebagai orang tua tentu akan merasa sedih, karena aktivitas dan keceriaannya menjadi terganggu. Maka, kali ini, kami coba berbagi 3 tips mudah untuk meredakan pilek anak. Mudah untuk dilakukan di rumah.

Kita tahu, memang tidak ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit yang disebabkan virus. Tidak terkecuali pilek atau flu. Kalau Anda dapat menemukan vaksin atau bahkan obat untuk flu, kami jamin, Anda akan dikenal di seluruh dunia. Nah, bagaimana kalau pilek menyerang anak kita ? Sebagai orang tua, kalau anak atau bayi kita terserang pilek, maka kita dapat membantu mencegah infeksinya menjadi lebih parah dengan memastikan ia beristirahat dan mendapatkan cairan yang cukup.

3 Tips Mudah Untuk Meredakan Pilek Anak

Bagi bayi di bawah usia 6 bulan, kita orang tua berhenti memberikannya ASI atau susu formula. Sementara untuk bayi berusia 6 bulan ke atas, kita dapat memberinya jus. Kebanyakan anak tidak akan bisa mengembuskan ingus sebelum ia berusia 4 tahun. Dilansir dari Babycenter, kita dapat melakukan 3 hal ini untuk membantu meredakan pileknya :

1. Gunakan air garam dan alat penyedot ingus.

Sebelum menyedot ingus si kecil, kita dapat meneteskan saline (air garam) ke dalam hidungnya, untuk mencairkan ingusnya. Kalau dia kesulitan menyusu, lakukan taktik ini 15 menit sebelum memberikan ASI.

2. Oleskan petroleum jelly.

Untuk mengurangi iritasi di sekitar hidung Si Kecil, Anda bisa mengoleskan pertroleum jelly. Jangan menggunakan semprotan hidung tanpa rekomendasi dari dokter Si Kecil.

3. Lembapkan udara.

Kita dapat menggunakan humidifier untuk melembapkan udara di kamar Si Kecil. Selain itu, kita bisa menaruh air panas di dalam baskom, meneteskan minyak kayu putih, dan meletakkannya di kamar. Biarkan ia menghirup uap yang keluar dari air panas selama 15 menit untuk melegakan pernapasannya.

Itulah 3 tips mudah untuk meredakan pilek anak. Semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *